Sumenep, Jawa Timur — Ujian wisuda program baca kitab metode Al-Miftah Lil Ulum tingkat Kabupaten Sumenep digelar secara terpusat di Pondok Pesantren Assadad Ambunten, Ahad (25/1/2026). Kegiatan ini dilaksanakan oleh MIFDA Sumenep dan diikuti 10 lembaga pengguna metode Al-Miftah Lil Ulum dengan total 133 peserta putra dan putri.
Ujian ini menjadi bagian dari evaluasi kelulusan santri program percepatan baca kitab yang diterapkan di berbagai lembaga pesantren di Sumenep. Para peserta menjalani pengujian kemampuan membaca kitab, memahami struktur kalimat, serta penerapan kaidah nahwu dan sharraf.
Sebelumnya, pelaksanaan ujian kelulusan dilakukan secara terpisah di masing-masing lembaga pengguna metode Al-Miftah Lil Ulum se-Sumenep. Namun tahun ini kegiatan disatukan untuk efisiensi waktu sekaligus penyelarasan standar penilaian.
Perwakilan Tim Tammimah, Ustaz Ach. Junaidi, menyampaikan bahwa proses administrasi hasil ujian dilakukan secara terpusat.
“Rekap data peserta beserta nilai akan diinput melalui website resmi Pondok Pesantren Sidogiri agar pendataan lebih tertib, transparan, dan terintegrasi,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Pengurus Metode Al-Miftah Lil Ulum PP Assadad, Fudhail Sirajuddin, menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan.
“Kami sangat senang karena pondok kami dipercaya menjadi tuan rumah wisuda bersama metode Al-Miftah Lil Ulum Sidogiri MIFDA Sumenep. Ini menjadi kehormatan sekaligus motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran kitab di pesantren,” katanya.
Pelaksanaan tes berlangsung tertib dengan pengawasan tim penguji. Pihak penyelenggara berharap sistem terpusat ini dapat memperkuat koordinasi antar lembaga sekaligus menjaga mutu pembelajaran kitab kuning di lingkungan pesantren.
Berikut Dokumentasi kegiatan





