Dalam momentum penguatan khazanah keilmuan Islam di tingkat internasional, sejumlah karya Sayyidil Wālid Syaikhina Thaifur Ali Wafa dipastikan turut hadir dalam ajang Cairo International Book Fair 2026 yang berlangsung pada 21 Januari – 3 Februari 2026 di Kairo, Republik Arab Mesir.

Keikutsertaan karya-karya beliau menjadi bagian dari geliat besar literasi ulama Nusantara dalam satu dekade terakhir, di mana kitab-kitab berbahasa Arab karya ulama Indonesia semakin banyak diterbitkan oleh percetakan Timur Tengah. Hal ini menunjukkan bahwa kontribusi intelektual ulama Nusantara memperoleh perhatian dan apresiasi yang semakin luas di dunia Islam.

Karya-karya Syaikh Thaifur Ali Wafa yang hadir mencerminkan keluasan disiplin ilmu yang beliau tekuni, meliputi bidang-bidang keilmuan syar’i dan bahasa Arab, yang menjadi fondasi penting dalam tradisi pesantren dan pengembangan keilmuan Islam.

Adapun di antara karya beliau yang dapat dijumpai dalam momentum pameran buku internasional tersebut adalah:

1. Kanzul Maghna

2. Tanwilul Wahhab

3. Inarah al-Mudzlahimmah

4. Taisirul Masalik

5. Al-Maisanul Lashif

6. Miftahul Ghawamid

7. Al-Wabilul Mughdiq

Kehadiran karya-karya ini di forum internasional bergengsi menjadi bukti nyata keberlanjutan tradisi keilmuan ulama Nusantara yang dahulu pernah bersinar di masa ulama besar seperti Syekh Nawawi al-Bantani. Semangat menulis dan menyebarkan ilmu dalam bentuk kitab kembali menguat melalui peran para ulama pesantren di era kontemporer.

Partisipasi ini tidak hanya menjadi kebanggaan tersendiri, tetapi juga mempertegas posisi ulama Indonesia sebagai bagian dari jaringan keilmuan Islam global.

(Sumber informasi: Publikasi media sosial Instagram akun @hafidzah.as (kolaborasi dengan @munawaribnuhmad) terkait partisipasi karya ulama Nusantara dalam Cairo International Book Fair 2026)