Batu Malang, Assadadnet. Jumaat, 30 Januari Pondok Pesantren (PP) ASSADAD Ambunten menggelar kegiatan rekreasi religi dan silaturahmi keluarga besar di Kota Batu, Malang. Kegiatan tersebut diikuti oleh pengasuh, para asatidz, grup salawat Al-Ittihad, serta sejumlah alumni. Rombongan berangkat dari PP. ASSADAD pada Jumat pagi pukul 07.00 WIB dengan menggunakan sekitar 25 kendaraan pribadi.

Rombongan tiba di Kota Batu pada pukul 13.00 WIB dan langsung menuju Villa Panderman yang terletak di lereng Gunung Panderman. Villa yang memiliki tiga bangunan dengan udara sejuk tersebut menjadi lokasi utama kegiatan. Setibanya di tempat, para peserta memanfaatkan waktu untuk beristirahat sebelum mengikuti rangkaian acara selanjutnya.

Kemudian, tepat pukul 18.30 WIB, seluruh peserta melaksanakan salat jama’ taqdim Maghrib-Isya bersama di aula villa. Salat berjamaah tersebut dipimpin oleh Musyrif PP. ASSADAD, Syaikhana Thaifur Ali Wafa, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Surah Yasin dan tahlil yang berlangsung dengan penuh kekhusyukan dan kebersamaan.

Rangkaian kegiatan keagamaan dilanjutkan pada pukul 08.00 WIB dengan pembacaan Burdah dan salawat yang dibawakan oleh Jam’iyah Hadrah Al-Ittihad. Pengasuh PP. ASSADAD, RKH. Muhammad Thaifur Ali Wafa, memimpin pembacaan salawat, yang kemudian ditutup dengan doa oleh Syaikhana Thaifur Ali Wafa. Kegiatan hari itu diakhiri dengan makan bersama hingga pukul 23.00 WIB.

Selain kegiatan spiritual, acara ini juga dimeriahkan dengan berbagai aktivitas kebersamaan dan perlombaan, seperti lomba renang, lomba menuang air, lomba mencari batu di dalam kolam, serta senam pagi bersama. Kegiatan-kegiatan tersebut menjadi sarana rekreasi sekaligus memperkuat keakraban antarpeserta.

Rombongan PP. ASSADAD meninggalkan Kota Batu pada pukul 12.00 WIB. Kegiatan ini memberikan sejumlah manfaat penting, antara lain mempererat ukhuwah Islamiyah antara pengasuh, asatidz, alumni, dan keluarga besar pesantren; menjadi sarana penyegaran jasmani dan rohani setelah aktivitas pendidikan dan dakwah yang padat; serta memperkuat nilai kebersamaan, loyalitas, dan semangat pengabdian dalam menjalankan peran kelembagaan pesantren. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi media syiar Islam melalui pembiasaan amaliah keagamaan di ruang publik. (IMS)